วันพฤหัสบดีที่ 13 สิงหาคม พ.ศ. 2552

8 keistimewaan puasa ramadhan

Saudara....teman tercinta..
Sudah berapa belas atau puluh tahun kita dipertemukan dengan bulan Ramadhan?
Dari tahun ke tahun bertemu Ramadhan, adakah perubahan yang terjadi pada diri
kita? Seperti lebih peka terhadap realitas sosial di sekitar kita, lebih bisa
menahan diri, tidak reaksioner, atau mungkin “tercerahkan” dalam beribadah dan
berperilaku.

Dalam bukunya Misteri Bulan Ramadhan, menurut Yusuf Burhandi mengatakan, “Puasa
tidak berhenti sebatas menahan diri dari makanan, minuman, dan bersetubuh di
siang hari. Puasa juga memberi isyarat pentingnya melanjutkan kesucian hari
dengan turut merasakan penderitaan orang lain dalam kehidupan sosial. Kesucian
hati seseorang menjadi tidak berguna sama sekali jika ia tidak memiliki
kepedulian sama sekali pada orang lain yang hidup di sekitarnya.“

Mengenai bau mulut orang berpuasa, Yusuf Burhandi menuliskan pada halaman 71,
bahwa bau mulut juga menjadi simbol bahwa hakikatnya mulut itu bau. Hendaknya
setiap orang harus berhati-hati dalam mengendalikan mulutnya. Puasa hendak
mendidik seseorang, bahwa tidak semuanya bisa diomongkan dan harus terus
berbicara. Ada kalanya harus diam, merenung, dan mengevaluasi diri.
Tentang hikmah dan keutamaan puasa di bulan Ramadhan, Yusuf Burhandi menyebutkan
antara lain :

Pertama, usaha seorang mukmin untuk mendekatkan diri pada pengawasan Allah SWT.
Kedua, mengajarkan pengorbanan luhur
Ketiga, untuk melembutkan hati dan emosi
Keempat, guna menumbuhkan empati sosial
Kelima, puasa dapat mengokohkan kekuatan akal daripada nafsu.
Keenam, mengakui kelemahan diri yang tidak bisa hidup tanpa makan dan minum
sehingga seseorang
tidak bersikap angkuh dan sombong terhadap orang lain.
Ketujuh, puasa bisa menjernihkan hari dan pikiran.
Delapan, menjaga kesehatan dan stamina tubuh.

Demikian sekilas nukilan dari buku Misteri Bulan Ramadhan.. Selebihnya buku ini memaparkan: meraih kekuatan puasa, khasiat dari
shalat Tarawih, tip meraih Lailatulqadar, fungsi dan hikmah zakat, serta menjadi
manusia fitri (the holyman).

Di bulan Ramadhan ini, kembali semesta bertasbih dan mengumandangkan puji-pujian
pada Sang Pencipta. Selamat menuaikan ibadah puasa. Selamat meraih malam seribu
bulan

ไม่มีความคิดเห็น:

แสดงความคิดเห็น

หน้าเว็บ

เกี่ยวกับฉัน